Sejarah Dari Penemuan Onderdil Mobil

Sejarah Dari Penemuan Onderdil Mobil

Sejarah Dari Penemuan Onderdil Mobil – Mobil merupakan salah satu alat transportasi yang umum digunakan pada masa sekarang, dalam perkembangannya mobil selalu mengalami perkembangan dan inovasi-inovasi terbaru. Mobil pun awalnya juga merupakan inovasi dari beberapa bagian yang kemudian dipadukan menjadi mobil, namun bagaimanakah sebenarnya sejarah dari terciptanya bagian-bagian mobil tersebut, berikut adalah sejarah dari penemuan onderdil mobil :

1. Baterai

Penemu dari baterai adalah seorang fisikawan Italia yang bernama Alessandro Volta pada tahun 1800, Volta menemukan electrophorus atau sebuah perangkat yang bisa menghasilkan listrik statis pada tahun 1774. Lalu kemudian pada tahun 1748 istilah baterai mulai dikenalkan oleh Benjamin Franklin. Kemudian dikembangkan kembali oleh Thomas Alva Edison pada tahun 1901 dan menghasilkan baterai alkaline pertama.

2. Transmission

Transmisi diciptakan oleh W. James pada tahun 1832, pada awalnya ia menciptakan transmisi dengan basis kecepatan tiga. Kemudian pada tahun 1895 levassor dan Panhard ilmuwan kebangsaan Perancis menciptakan transmisi modern dan telah dicocokkan pada mobil mereka.

3. Karburator

Penemuan karburator berkaitan dengan Wilhelm Maybach seorang ilmuwan Jerman, dia mendesain karburator yang cocok digunakan dengan mesin yang disebut dengan Grandfather Clock yang kemudian diproduksi oleh Gottlieb Daimler pada tahun 1885. Hingga pada tahun 1893 Donat Banki dan Janos Csonka asal Hungaria yang mematenkan pertama kali penemuan dari karburator dan kemudian pada tahun 1902 George Schebler mematenkan sebuah karburator manufaktur yang dinamakan dengan Schebler Carburetor.

4. Rem

17 tahun setelah mobil modern pertama dikenalkan pada dunia, barulah disadari kebutuhan akan rem yang lebih memadai bagi mobil. Louis Renault adalah ilmuwan yang menemukan onderdil mobil rem termol yaitu model rem drum dengan sepatu rem di dalamnya, setelah itu dikembangkan kembali oleh William Lancaster yang kemudian mematenkan jenis rem terbaru yaitu rem cakram dengan model yang lebih sederhana dan bisa dengan cepat membuang suhu panas, namun dalam perkembangannya jenis rem ini tidak terlalu diterima oleh masyarakat sehingga rem thermo masih jadi pilihan utama.

Pada tahun 1918 Malcolm Laughed menemukan sistem hidraulis yang memungkinkan pengendara untuk mengerem dengan menggunakan tenaga pijakan pedal yang tidak terlalu kuat. Pasca perang dunia saat mobil mulai memiliki kecepatan yang lebih tinggi, maka mulailah digunakan penemuan rem cakram milik William Lancaster. 20 tahun kemudian sistem rem cakram masih mendominasi industri mobil hingga akhirnya mulai disadari bahwa sistem rem ini memiliki permasalahan serius yaitu saat rem di injak terlalu keras maka mobil akan berhenti total dan tidak bisa digunakan sehingga banyak mengorbankan nyawa. Kemudian ditemukanlah ABS yang diletakkan di keempat roda dan dikendalikan oleh komputer, teknologi ini pertama kali dikenalkan pada Mercedes Benz S-Class tahun 1978. Dan akhirnya pada akhir abad ke 20 disempurnakan dengan kehadiran EBD (elektronik Brake-Force distribution) yang membagi daya pengereman di masing-masing roda.

5. Bumper

Bumper ditemukan pertama kali oleh Frederick Simms pada tahun 1901, pria berkebangsaan Inggris ini mendesain bumper berdasarkan pada penyangga mesin kereta api pada masa itu.

6. Mesin starter mobil

Charles Kettering asal Amerika pertama kali menciptakan sistem mesin starter motor elektrik, dan mengujinya pertama kali pada mobil Cadillac pada bulan Februari tahun 1911, pada beberapa tahun berikutnya sistem ini kemudian cocok dengan mobil Cadillac dan kemudian Kettering mendapatkan paten Amerika atas penemuannya tersebut pada tahun 1915.

Demikianlah informasi tentang sejarah dari penemuan beberapa onderdil mobil, semoga dapat bermanfaat.